Postingan

Ulik Roman Hayy Bin Yaqzhan

Gambar
FILSAFAT ISLAM  Perkuliahan dengan mata kuliah Filsafat Islam yang diampu oleh Bapak Study Rizal pada hari Rabu, 7 Desember 2022 membahas tentang pemikiran Roman Filosofis Hayy bin Yaqzhan karya Ibnu Thufail. TENTANG ROMAN HAYY BIN YAQZHAN Roman filsafat ini mengisahkan  seorang lelaki yang hidup sendiri di sebuah pulau tanpa ada hubungan dengan manusia lain. Ia bernama Hayy yang dipelihara oleh Gazelle (rusa). Ibnu Tufail menggambarkan Hayy sejak bayi tinggal sendiri di sebuah pulau yang penuh dengan binatang buas. Hayy dibesarkan rusa. Hingga suatu saat, rusa yang dianggap Hayy sebagai sang ‘ibu’ mati. Setelah itu, Hayy tumbuh dewasa dan menjadi tuan di pulau tersebut. Keadaan sedikit berubah ketika Hayy bertemu dengan makhluk hidup yang ia pikir hewan, namun berbicara dengan bahasa lain dan menggunakan pakaian. Dialah Absal. Sejak bertemu Absal, Hayy belajar tentang kehidupan dan agama Islam. Sejak itu, Hayy masuk ke ranah agama dan peradaban. Dalam novelnya...

Ibnu Rusyd & Pandangan Filsafatnya

 BIOGRAFI IBNU RUSYD Nama lengkap Ibn Rusyd adalah Abu al-Walid Muhammad Ibn Muhammad Ibn Rusyd. Beliau Lahir di Kordoba Spanyol pada tahun 5H/1126M, dibesarkan dalam keluarga hakim- hakim yang teguh menegakan agama dan berpengetahuan luas. Neneknya adalah seorang ahli fiqih dan tokoh politik yang berpengaruh serta hakim agung di Andalusia. Ia juga pernah menjadi dokter istana, di cordoba, filosof dan ahli hukum yang berpengaruh di kalangan istana. Ibnu Rusyd belajar matematika, astronomi, filsafat, kedokteran kepada Ibnu Basy kawal, Ibnu Masarroh dan Abu Ja'far Harun. Beliau dikenal orang barat dengan nama Áverries, lewat karyanya Al-Kulliyyat yang telah diterjemahkan dalam berbagai bahasa. Pemikiran- pemikiran Ibnu Rusyd sangat berpengaruh di Negara-negara Eropa, dan banyak di kaji di tingkat universitas. Ia adalah seorang muslim yang ahli bidang filsafat dan kedokteran. Dibidang Agama Ibnu Rusyd menghasilkan sejumlah karya seperti Tahafut tahafut, kitab yang menjawab serangan Ab...

Pandangan Akal Menurut Ibnu Thufail

Gambar
FILSAFAT ISLAM Perkuliahan dengan mata kuliah Filsafat Islam yang diampu oleh Bapak Study Rizal pada hari Rabu, 23 November 2022 membahas tentang pemikiran filsafat menurut Imam Al-Ghazali. TENTANG IBNU THUFAIL Ibnu Thufail memiliki nama lengkap yaitu Abu Bakar Ibnu Abd Al-Malik ibn Muhammad Ibnu Thufail, serta dalam bahasa latin la lebih dikenal dengan sebutan Abubacer. Ibnu Thufail wafat di kota Marrakes, Maroko pada tahun 581 M dan dimakamkan juga disana. Ilustrasi Ibnu Thufail (Pecihitam.org) BIDANG KEILMUAN YANG DIKUASAI Ibnu Thufail merupakan guru dari seorang filsuf bernama Ibnu Rusyd. Meskipun begitu menurut Bakhtiar Husain Siddiqi karya tersebut menunjukkan Ibnu Thufail memiliki pemikiran yang sama terhadap Ibnu Bajjah, bahwa seharusnya manusia yang telah mencapai hakikat hidup tertinggi akan menjadi penyendiri (mutawahhid). Ibnu Thufail memiliki keterampilan dalam berbagai bidang. Bidang- bidang tersebut yaitu filsafat, kedokteran, pendidikan, hukum, Pemerintahan, sastra, dan...

Filsafat Islam Ala Ibnu Bajjah

Filsafat Islam Ala Ibnu Bajjah Metafisika (Ketuhanan) Menurut Ibn Bajjah, segala yang ada (al-maujudat) terbagi dua: yang bergerak dan tidak bergerak. Yang bergerak adalah jisim (materi) yang sifatnya finite (terbatas). Gerak terjadi dari perbuatan yang menggerakkan terhadap yang digerakkan. Gerakan ini digerakkan pula oleh gerakan yang lain, yang akhir rentetan gerakan ini digerakkan oleh penggerak yang tidak bergerak, dalam arti penggerak yang tidak berubah yang berbeda dengan jisim (materi). Penggerak ini bersifat azali. Gerak jisim mustahil timbul dari substansinya sendiri sebab ia terbatas. Oleh karena itu, gerakan ini mesti berasal dari gerakan yang infinite (tidak terbatas), yang oleh Ibn Bajjah disebut dengan 'aql. Bidang Keilmuan Lain yang Dikuasai Ibnu Bajjah  1. Astronomi Ibnu Bajjah ternyata turut berperan dalam mengembangkan ilmu astronomi Islam. Seorang ilmuwan Yahudi dari Andalusia, Moses Maimonides, menyatakan bahwa Ibnu Bajjah telah mencetuskan sebuah model planet....

Filsafat Sudut Pandang Imam Al-Ghazali

Gambar
FILSAFAT ISLAM Perkuliahan dengan mata kuliah Filsafat Islam yang diampu oleh Bapak Study Rizal pada hari Rabu, 9 November 2022 membahas tentang pemikiran filsafat menurut Imam Al-Ghazali. BIOGRAFI IMAM AL-GHAZALI Imam Al-Ghazali lahir pada tahun 450 H/1058 M di Ghazalah, sebuah desa di Pinggiran Kota Thus, kawasan Kurasan Iran dan wafat di Tabristan wilayah provinsi Thus pada Senin, 14 Jumadil Akhir 505 H. Beliau juga dilantik sebagai guru besar pada Perguruan Tinggi Nizamiyah yang berada di kota Baghdad. PANDANGAN AL-GHAZALI TERHADAP FILSAFAT DAN PARA FILOSOF Dalam al-Munqidz min al-Dhalal, al-Ghazali memberikan klasifikasi filosof sekaligus memberikan penilaian (vonis kekafiran) kepada mereka. Pengikut ateisme (al-Dahriyyun); kelompok ini merupkan golongan filosof yang mengingkari Tuhan yang mengatur alam ini dan menentang keberadaan-Nya. Pengikut faham naturalisme (al-Thabi'iyyun) mereka merupakan golongan filosof yang setelah sekian lama meneliti keajaiban hewan da...

FIlsafat Menurut Perspektif Ikhwan al-Shafa

Gambar
FILSAFAT ISLAM Perkuliahan dengan mata kuliah Filsafat Islam yang diampu oleh Bapak Study Rizal pada hari Rabu, 1 November 2022 membahas tentang pemikiran filsafat menurut Ikhwan al-Shafa. LATAR BELAKANG IKHWAN AL-SHAFA  Ikhwan al-Shafa merupakan para pemikir Islam yang bergerak secara rahasia yang lahir pada abad ke-4 (10M) di Basrah. Kerahasiaan kelompok ini yang juga menamakan kelompok dirinya Khulan Al-Wafa, Ahl al-Adl, dan Abnd' Al-Hamdi, atau Auliya' Allah.  Ilustrasi Ikhwan al-Shafa (Tafsiralquran.id) PANDANGAN FILSAFAT IKHWAN AL-SHAFA  Bagi golongan Ikhwan al-Shafa, filsafat itu bertingkat tingkat. Pertama-tama cinta kepada ilmu; kemudian mengetahui hakikat wujud-wujud menurut kesanggupan manusia, dan yang terakhir ialah berkata dan berbuat sesuai dengan ilmu.  Mengenai lapangan filsafat, maka dikatakannya ada empat, yaitu matematika, logika, fisika, danilmu ketuhanan. Ilmu ketuhanan mempunyai bagian-bagian, yaitu:  1. Mengetahui Tuhan  2. Ilmu kero...

Filsafat Etika Ala Ibnu Miskawaih

Gambar
  FILSAFAT ISLAM Perkuliahan dengan mata kuliah Filsafat Islam yang diampu oleh Bapak Study Rizal pada hari Rabu, 26 Oktober 2022 membahas tentang pemikiran filsafat menurut Ibnu Miskawaih. BIOGRAFI IBNU MISKAWAIH Abu Ali Ahmad Ibn Muhammad Ibn Ya’qub Ibn Miskawaih merupakan nama lengkap dari Ibnu Miskawaih. Ilmuwan kelahiran Iran ini belajar sejarah kepada Abu Bakar Ahmad Ibn Kamil al-Qadhi (350/960) tentang buku Tarikh al-Thabari, dan belajar filsafat kepada Ibn al-khammar, seorang komentator terkenal mengenai filsafat Aristoteles. Ilustrasi Ibnu Miskawaih (Doc. Iqro.id) PEMIKIRAN TENTANG KETUHANAN Dalam masalah Ketuhanan Ibnu Miskawaih tidak memberikan perhatian berlebih, karena tidak diperbincangkan lagi masalah ketuhanan di zamannya. Tidak banyak berbeda pemikiran Ibnu Miskawaih dengan pemikiran Filusuf lainnya, terutama Al-Kindi. Hal ini tampak bahwa Tuhan menurut Miskawaih adalah Zat yang tidak berjisim, azali dan pencipta. Tuhan Esa dalam segala aspek. Tuhan tid...

Al-Razi : Filsuf Rasionalis Murni

Gambar
  Filsafat Islam Perkuliahan dengan mata kuliah Filsafat Islam yang diampu oleh Bapak Study Rizal pada hari Rabu, 19 Oktober 2022 membahas tentang pemikiran filsafat menurut Al-Razi. Rasionalisme Dalam Islam Dalam Islam, sangat menganjurkan bahkan mewajibkan umatnya untuk menggunakan akalnya dan berfikir secara rasional dalam mengamati penciptaan alam semesta. Namun, yang membedakan konsep rasionalisme dalam Islam dengan ajaran lain ialah rasionalisme dalam Islam terikat dengan norma-norma yang terdapat dalam nash (Al-Qur’an dan As-Sunnah). Sehingga, pengguanaan akal secara rasional dan nash yang terdapat dalam ajaran Islam tetaplah relevan. Ilustrasi Akal (Doc. AnnajahSidogiri.id) Pandangan Filsafat Al-Razi Pemikiran filsuf rasionalis murni ini hanya percaya pada kekuatan akal, tetapi tidak percaya pada wahyu dan perlunya nabi-nabi. Ia beranggapan bahwa akal manusia kuat untuk mengetahui apa yang baik dan apa yang buruk, untuk mengetahui tentang Tuhan dan untuk mengatur ...

Filsafat Ala Ibnu Sina

FILSAFAT ISLAM Pada perkuliahan mata kuliah Filsafat Islam di hari Rabu, 12 Oktober 2022 membahas tentang pemikiran filsafat menurut Ibnu Sina. FILSAFAT DALAM PANDANGAN IBNU SINA Menurut Ibnu Sina, tujuan filsafat adalah penetapan realitas segala sesuatu sepanjang hal itu mungkin bagi manusia. Persoalan filsafat menurutnya dibagi menjadi dua wilayah, yaitu teoritis dan praktis. Pemikiran filsafat Ibnu Sina juga terbagi menjadi tiga, yaitu filsafat emanasi yang membahas tentang penciptaan alam semesta sebab adanya kehendak Yang Maha Kuasa, filsafat jiwa atau biasa disebut (al-Nafs), dan filsafat al-Wujud. TOLAK BELAKANG ATEIS DAN RASIONALIS Sebagian orang beranggapan, bahwa mereka yang rasionalis maka mereka bisa jadi termasuk ateis. Padahal, kedua pemikiran tersebut berbeda dan bertolak belakang. Ateis tidak mau mengakui ada sesuatu dibalik alam semesta ini. Sedangkan para rasionalis mereka berfikir bahwa alam semesta ini pasti ada yang menciptakan.

Mengenal Lebih Dekat Al-Farabi

Gambar
  FILSAFAT ISLAM Pada 5 Oktober 2022, mata kuliah Filsafat Islam membahas ilmuwan muslim yaitu Al-Farabi. Pembahasannya mencakup riwayat hidup hingga pemikiran-pemikiran beliau. MASA MUDA AL-FARABI Masa muda Al-Farabi diisi dengan belajar bahasa dan sastra Arab di Baghdad kepada Abu Bakar As-Saraj. Namun, ia tetap hidup sederhana dengan mempelajari bidang ilmu sepanjang hidupnya Pada saat bersamaan, la juga belajar logika dan filsafat kepada Abu Bisyr Mattitus bin Yunus. Al-Farabi pindah ke Harran, pusat kebudayaan Yunani di Asia Kecil dan berguru kepada Yuhana bin Jilad selama 20 tahun sembari membuat ulasan terhadap buku-buku filsafat Yunani serta mengajar. Pada usia 75 tahun, Al-Farabi pindah ke Damaskus dan menjadi seorang ulama istana. Namun, ia tetap hidup sederhana dengan mempelajari bidang ilmu sepanjang hidupnya. Ilustrasi Al-Farabi (Islami.co) HIERARKI WUJUD Hierarki wujud menurut al-Farabi adalah sebagai berikut: Tuhan yang merupakan sebab keberadaan se...

Al-Kindi dan Pemikirannya

Gambar
  PEMIKIRAN AL-KINDI TENTANG METAFISIKA Al-Kindi (Ilustrasi), Foto : Etsu.edu Al-Kindi dalam persoalan metafisika dimulai dengan penerapan unsur-unsur yang menyusun materi fisikal. Keseluruhan benda yang dapat ditangkap indera merupakan juz'iyah (partikular) dari wujud benda dan menurut Al-Kindi yang penting untuk dibicarakan filsafat bukanlah aspek partikular benda-benda itu. Akan tetapi, hakikat yang terdapat dalam benda dan tiap benda mengandung dua hakikat, yaitu hakikat juziyah yang disebutnya sebagai 'Aniyah dan hakikat kulliyah yang disebut Mahiyah (Basri, 2013: 39).  Tuhan dalam pemikiran Al-Kindi adalah al-Haqq al-Awwal dan al-Haqq al-Wahid, Yang benar Tunggal dan la semata-mata satu. Hanya lalah yang satu, selain dari Tuhan semuanya mengandung arti banyak. Dalam analisis Harun Nasution, Tuhan bagi Al-Kindi adalah Pencipta dan bukan Penggerak Pertama sebagaimana pendapat Aristoteles. Alam bagi Al-Kindi bukan kekal di zaman lampau (qadim) tetapi permulaan. Karena itu...

Filsafat dan Religiusitas

Gambar
Filsafat Islam Pertemuan kedua mata kuliah Filsafat Islam di kelas Jurnalistik 3C pada 21 September 2022, membahas mengenai sejarah filsafat dan dasar-dasar filsafat Islam. Sebab Terjadinya Alam Semesta Alam semesta dengan segala isinya yang sangat harmonis ini tercipta, tentu bukan karena kebetulan, melainkan memiliki alasan. Dan sesuatu yang tercipta karena alasan pastilah ada Yang Maha Menciptakan. Maka, para filsuf Islam mengatakan bahwa penyebab terakhir dari segala sesuatu yang terjadi di alam semesta ini, yaitu Allah. Ilustrasi Alam Semesta (Banua.co) Sains Barat dan Religiusitas Sekitar abad ke-14 dan 15 masehi, adalah masa-masa terberat bagi bangsa Eropa. Pada abad pertengahan itulah barat mengalami kemunduran, terutama karena dilarangnya kebebasan dalam berpikir yang pada saat itu masih dikuasai oleh sistem kekuasaan gereja. Hingga sampailah pada abad ke-17, peradaban mulai kembali bangkit. Ilmu pengetahuan mulai dikembangkan. Tak terkecuali, para ilmuwan barat juga...

Islam dan Peradaban Barat

Gambar
  Filsafat Islam Pertemuan kedua mata kuliah Filsafat Islam di kelas Jurnalistik 3C pada 14 September 2022, membahas mengenai dasar-dasar dalam mempelajari Filsafat Islam. Eksistensi Tuhan Dalam pemikiran para filsuf Islam, mereka menganggap bahwa di dalam badan manusia, pasti ada ruh yang menggerakkan. Sama halnya dengan bergeraknya alam semesta ini, maka pasti adapula yang menggarakkannya. Dan dari situlah kita dapat mengenal eksistensi Tuhan. Ilustrasi Alam Semesta (Gatra.com) Kemudian, jika kita menggunakan logika berpikir. Semua hal yang ada, pasti ada Yang Maha Menciptakan. Tentu, adanya akibat ialah karena sebab. Penyebab yang terakhir dari segala ciptaan di alam ini, ialah Allah. Maka Allah, adalah sebab yang terakhir dan tidak ada sebab-sebab sebelumnya. Islam dan Peradaban Barat Ilustrasi Islam dan Peradaban Barat (Literasiislam.com) Peradaban Barat yang tengah berada pada masa kegelapannya, kemudian dapat bangkit menuju masa renaissance, tak terlepas ...

Filsafat Islam Dilihat Dari Dua Sudut Pandang

Gambar
                                                                   Ilustrasi Ilmu Filsafat (Dok. Greatmind.id) Berbicara mengenai filsafat pasti banyak sekali kata yang dapat mengartikannya. Menurut Al-Farabi, filsafat adalah ilmu mengenai yang ada, yang tidak bertentangan dengan agama, bahkan sama-sama bertujuan mencari kebenaran. Sedangkan, menurut Immanuel Kant, filsafat adalah kumpulan segala pengetahuan tentang Tuhan, alam, dan segala pengetahuan yang di dalamnya tercakup masalah epistemologi (teori pengetahuan) yang menjawab persoalan apa yang dapat diketahui. Namun, dalam pandangan Islam terdapat dua pendapat yang berbeda saat membahas tentang filsafat ini. Ada yang berpandangan boleh saja menggunakan ilmu filsafat ini asal dengan diselaraskan dengan ajaran Islam, seperti tokoh al-F...